A. Apa Itu Pengertian Hidroponik?
Yang dimaksud
hidroponik adalah cara membudidayakan tanaman dengan memanfaatkan air tanpa
menggunakan tanah sebagai media tanamnya, sehingga pada hidroponik sangat
mementingkan dalam memenuhi nutrisi tanaman.
Tanaman dapat tumbuh dengan subur dan menghasilkan buah secara lebih cepat walaupun tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Dimanapun tempat tumbuh tanaman akan selalu tumbuh baik jika nutrisinya terpenuhi. Pada metode hidroponik fungsi dari media pengganti tanahnya yaitu untuk menyangga tanaman saja dan yang terpenting yaitu air berfungsi untuk melarutkan nutrisi yang akan di serap oleh akar tanaman. Dengan metode hidroponik maka petani dapat meghemat tempat maupun waktu.
Tanaman dapat tumbuh dengan subur dan menghasilkan buah secara lebih cepat walaupun tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Dimanapun tempat tumbuh tanaman akan selalu tumbuh baik jika nutrisinya terpenuhi. Pada metode hidroponik fungsi dari media pengganti tanahnya yaitu untuk menyangga tanaman saja dan yang terpenting yaitu air berfungsi untuk melarutkan nutrisi yang akan di serap oleh akar tanaman. Dengan metode hidroponik maka petani dapat meghemat tempat maupun waktu.
B. Manfaat Hidroponik Secara Umum
Adapun beberapa
manfaat hidroponik yang bisa di dapatkan, diantaranya:
- Menghasilkan
kualitas tanaman yang lebih baik.
- Tanaman
dapat terhindar dari hama.
- Penggunaan
pumuk menjadi lebih hemat.
- Hemat
tempat, karena tidak memerlukan lahan tahan yg luas untuk menana tanaman.
- Tanaman
dapat tumbuh dengan cepat.
- Hemat
tenaga dan waktu.
C. Kelebihan dan Kekurangan Hidroponik
a. Kelebihan
hidroponik
Beberapa keuntungan
yang bisa di dapatkan dari tanaman hidroponik misalnya seperti:
- Produksi
tanaman lebih tinggi jika di bandingkan dengan metode tanam dengan tanah.
- Tanaman
dapat terbebas dari penyakit dan juga hama.
- Pemakaian
pupuk lebih hemat dan tumbuh tanaman lebih cepat.
- Dapat
mengganti tanaman dengan mudah.
- Mempermudah
pekerjaan maupun perawatan tanaman.
- Tanaman
akan memberikan hasil secara berkelanjutan.
b. Kekurangan
hidroponik
Beberapa kekurangan
dai metode tanam hidroponik, diantaranya:
- Memerlukan
biaya lebih di awal-awal, terutama jika berencana untuk menanam tanaman
secara hidroponik dalam sekala besar.
- Membutuhkan
alat-alat khusus. Alat-alat untuk metode tanam hidroponik masih jarang di
temukan di sekitar kita.
- Memerlukan
pengetahuan dan keterampilan khusus karena metode tanamnya tidak pada
lahan tanah.
- Dan
juga membutuhkan ketelitian yang lebih, karena nutrisi untuk tanaman harus
benar-benar di awasi secara cermat. (Baca Juga: Pengertian kultur jaringan dan
manfaatnya terlengkap).
D. Jenis Tanaman Hidroponik
Berikut ini beberapa
contoh jenis tanaman hidroponik yang sering di budidayakan, misalnya seperti:
1. Selada
Selada merupakan salah
satu jenis tanaman yang sering ditanam dengan cara hidroponik. Tanaman selada
tergolong mudah untuk di budidayakan, serta banyak orang yang mengkonsumsinya
maka tidak heran jika tumbuhan ini menjadi pilihan untuk ditanam secara
hidroponik karena memiliki nilai ekonomis.
2. Cabai
Tanaman Cabai termasuk
salah satu jenis tanaman yang sering ditanam dengan cara hidropinik juga,
karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Selain itu cabai termasuk buah yang
banyak di konsumsi oleh masyarakat indonesia, cabai sering digunakan untuk
bumbu-bumbu masakan atau sebagai bahan dalam membuat sambal.
3. Kangkung
Kangkung merupakan
jenis sayuran yang banyak di konsumsi oleh orang Indonesia. Menanam kangkung
secara hidroponik tergolong cukup mudah, akan menghasilkan kualitas yang
unggul, sehingga banyak orang yang menanamnya.
4. Bayam
Selain kangkung bayam
merupakan salah satu jenis sayuran yang sering di konsumsi orang indonesia.
Menanam bayam secara hidroponik tentunya akan menghasilkan kualitas bayam yang
unggul, maka sayuran ini sering menjadi pilihan untuk di tanam secara hidroponik.
5. Timun
Timun cocok di tanam
dengan cara hidroponik, timun sering di konsumsi untuk menu pelengkap atau
sebagai coel sambal oleh masyarakat indonesia. maka tak heran jika sering
dijadikan pilihan untuk di budidayakan secara hidroponik karena memiliki nilai
ekonomis yang tinggi juga.
6. Strawberry
Banyak orang yang
membudidayakan tanaman buah yang satu ini dengan cara hidroponik, karena
memiliki nilai ekonomis yang bagus juga.
7. Semangka
Buah yang memiliki
kandungan air yang cukup banyak ini dan memiliki rasa yang manis sehingga
banyak di gemari untuk di konsumsi oleh masyarakat. Tanaman buah semangka dapat
menjadi pilihan untuk di tanam secara hidroponik, sehingga dapat menghasilkan
buah semangka dengan kualitas yang unggul.
Masih banyak lagi
jenis-jenis tanaman yang dapat di tanam secara hidroponik, misalnya seperti
melon, anggur, tomat, paprika, timun jepang, bahkan bunga juga. Dan tentunya
untuk dapat menghasilkan tanaman yang bagus perlu menggunakan bibit-bibit
tananaman dengan kualitas terbaik juga. (Baca Juga: Menjelaskan pengertian tanaman hias,
jenis, contoh, dan manfaatnya).
E. Kesimpulan Pembahasan
Jadi yang dimaksud
hidroponik yaitu cara menanam tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media
tanamnya, tapi dengan cara memanfaatkan air dan memperhatikan asupan nutrisi
bagi tanaman. Kelebihan yang bisa di dapatkan misalnya tanaman bebas hama dan
penyakit, hemat tempat, tanaman tumbuh lebih cepat, dll. Sedangkan
kekurangannya misalnya memerlukan biaya yang besar si awal-awal, memerlkuan
pengetahuan dan keahlian khusus, memerlukan alat-alat khusus, dll. Lalu jenis
tanaman yang sering di budidayakan secara hidroponik misalnya kangkung, bayam,
selada, cabai, tomat, paprika, strawberry, melon, semangka, dll.
Itulah pengertian
hidroponik, yang dilengkapi juga dengan manfaat, kelebihan dan kekurangannya
maupun beberapa jenis tanaman yang dapat di tanam secara hidroponik. Semoga
penjelasan ini dapat bermanfaat dan dapat di pahami.
dapat diakses melalui : https://drive.google.com/open?id=1yWH8LBEzSonkXMiJYCmcn5tIYMziYC0G
Tidak ada komentar:
Posting Komentar